Peringatan 20 Tahun Final Fantasy
Setelah Square Enix mengumumkan rilis Final Fantasy I dan II untuk PSP di pasar Jepang 19 April dan 7 Juni,
yang merupakan remake dari sistem NES, versi bahasa Inggrisnya akan diluncurkan di Amrik mulai 26 Juni. Sementara Final Fantasy II baru akan dikapalkan pada 24 Juli. Kedua game ini diluncurkan dalam rangka menyambut 20 tahun Final Fantasy.
Game Final Fantasy dirilis pertama kali di Jepang akhir 1987 untuk sistem NES. Sedangkan terjemahan versi bahasa Inggrisnya tahun 1990. Waktu itu, versi cartridge masih dianggap barang langka. Meskipun versi Inggris yang dirilis Final Fantasy II, sebenarnya yang dikerjakan adalah Final fantasy IV untuk Super NES (yang diganti nama jadi Final Fantasy II biar gamer Amrik nggak bingung). Gamer Amrik sebetulnya nggak pernah melihat versi asli Final Fantasy II sampai dirilis Final Fantasy Origins untuk PlayStation.
Nah, diultah yang ke-20 ini, Square Enix kelihatannya akan membayar sejarah masa lalu yang hilang tersebut dengan meluncurkan ulang FFI dan FFII, berikut seabreg kegiatan. (rmd)
Gereja Katedral Inggris Tuntut Sony
Tahun ini Sony betul-betul sedang dirundung malang. Tuntutan demi tuntutan terus mengalir ke perusahaan raksasa ini. Setelah sensor getar dan Blu-ray (belum selesai), sekarang giliran game Resistance: Fall of man (PlayStation 3) dituntut gereja katedral Inggris. Masalahnya, Sony sudah menggunakan interior bersejarah Katedral Manchester tanpa ijin untuk adegan baku tembak dalam game tersebut.
Juru bicara katedral, David Marshal, mengungkapkan bahwa dia banyak sekali menerima e-mail yang menyarankan agar menuntut Sony. Dalam surat tertulis yang dikirim ke Sony tersebut berisi empat butir permintaan, termasuk permintaan maaf dan menyumbangkan sebagian besar keuntungan yang diperoleh Sony dari game tersebut seperti laiknya membayar commercial fee karena telah menggunakan katedral sebagai backdrop.
Sementara itu pihak Sony mengatakan bahwa semua perijinan untuk membuat game tersebut sudah dilakukan. Meski mengambil setting Perang Dunia II pada tahun 1951, tapi Resistance Fall of Man adalah game fiksi ilmiah. Kalau pun ada kontak senjata di gereja tersebut yaitu antara manusia dengan alien. Jadi nggak ada unsur pelecehan. Meski begitu, Sony tetap akan menyelesaikan masalah game yang sudah terjual satu juta kopi ini dengan pihak gereja. (rmd)
Mouse di Ujung Jari
Kelihatannya era menampatkan mouse di atas meja menggunakan mouse pada suatu hari akan berakhir. Masalahnya, ada cara baru menggunakan mouse seperti yang diperlihatkan di acara COMPUTEX 2007, yang berlangsung di Taipei, RRC. Meski produk ini baru berupa prototip, tapi sudah kebayang bakal diminati di masa depan.
Bentuk, ukuran, dan penempatan mouse masa depan ini yang jelas sudah nggak konvensional lagi. Bentuknya memang empat persegi panjang, tapi ukurannya setengah kotak korek api. Mouse ini ditempatkan di jari yang paling dekat dengan jempol, yaitu telunjuk. Dengan begitu, si jari jempol bisa menggeser-geser ke kiri dan kanan, atau menekan tombol mouse dengan lebih mudah. Mouse dihubungkan dengan kabel ke port USB. (rmd)
PS3 Pangkas Harga
Menurut Presiden Sony, Ryoji Chubachi, di situs news.com, mengutip Daily Telegraph Australia, yang juga mengutip dari harian Tokyo, Yomiuri Shimbun, bukan nggak mungkin harga PS3 untuk dipangkas. Kalau nggak, konsol ini akan terus ketinggalan dengan konsol Nintendo Wii yang jauh lebih murah meriah.
Di Jepang, kemungkinan pemangkasan harga hingga 20 persen, alias bisa turun hingga 4 jutaan, dimulai November mendatang. Tapi meski sudah dipangkas sebegitu besar, beberapa pengamat game bilang, tetap saja PS3 masih kemahalan dibanding 2 konsol next-gen lain. Jadi Sony mesti menurunkan sedikit lagi. (rmd)
Subaru dan Xbox 360
Banyak cara untuk memasarkan atau mempopulerkan sesuatu. Salah satu caranya ya lewat game. Subaru, brand mobil asal Jepang menjalin kerjasama dengan Microsoft dalam hal ini Xbox 360 menerbitkan game balap yang merupakan sekuel Forza Motorport, game Forza Motosport 2. Dalam game tersebut akan menampilkan mobil terbaru Subaru Impreza WRX Sti.
Game Forza Motorsport 2 akan menampilkan 300 jenis mobil terbaru yang terbit di dunia otomotif termasuk 12 arena balap yang didalamnya diambil dari sirkuit beneran seperti Silverstone, Tsukuba, dan Laguna Seca.
Sehubungan dengan rilisnya produk tersebut, Motor Image Enterprises, Distributor mobil Subaru di Singapura dan tujuh pasar kunci lainnya di Asia, akan menyelenggarakan kegiatan interaktif khusus “ Mod My Subaru”. Kamu bisa oting tentang modifikasi yang kamu inginkan untuk mobil Subaro Impreza. Masuk aja ke www.motorimage.net atau ke www.forza2.com.sg. Kamu bisa kasih masukan tentang body mobil, mulai dari pelek sampai interior. Nanti suara terbanyak akan dipilih, dan proses modifikasi mobil akan difilmkan dan diupload ke dalam kedua website tersebut. Menarik juga ya!
“Saat ini, teknologi menutup gap antara balapan motor virtual dengan yang sesungguhnya. Kerja sama Subaru dengan Xbox merupakan perpaduan harmonis untuk menjembatani gap antara “real” dan “virtual”. Dengan memakai mobil beneran, mekanik kami akan memodifikasi Subaru Impreza sesuai dengan kehendak anda dan mengalihkannya menjadi mesin balapan ideal anda,” kata Mr. Glenn Tan, Group Chief Executive of Motor Image Enterprises, distributor Subaru untuk Asia.
Oke deeh. Siapa tau abis main game ini, kalian jadi tertarik beli mobil Subaru benerannya hehe. (yuli)
Sony Serius Mengembangkan Online
Semua tahu kalau Sony enggak pernah sukses kala mengembangkan fitur online mereka. Jadi jangan heran, walaupun mereka masih menguasai pasaran game, tetap saja keuntungan yang mereka dapatkan hanya melalui pembelian unit (game atau konsol).
Jangankan untuk melawan Xbox Live!-nya Microsoft, menguatkan basis online PS3 saja Sony terlihat masih ngos-ngosan. Jadi jangan heran kalo kemudian Sony niat banget menguatkan basis online mereka.
Salah satunya dengan merilis game online untuk PC, The Agency. Game ini selain dilepas di PC, juga rencananya menjadi andalan baru untuk PS3. Game ini sendiri merupakan game online dengan basis Persistent Online Action.
Yang diberi tugas tersebut adalah Sony Online Entertainment. Melalui juru bicaranya John Smedley, dengan merilis sebuah game online, Sony berniat mengubah strategi bisnis jangka panjang mereka.
“Dulu 50 persen keuntungan kami didapat dari orang yang berlangganan (layanan online Sony). Nantinya kami ingin keuntungan itu cukup menyumbangkan 10 persen saja dari total keuntungan kami,” ujar John seperti dikutip dari situs www.nytimes.com. “Game ini merupakan gabungan dari serial televisi 24, bertemu Counter Strike, dan James Bond,” beber John lagi. Sabar menungguuu…!!! (adt)
Lego Bikin Game Online
Buat yang gila sama Lego, siap-siap menunggu sebuah game online Lego Universe, yang berbasis MMO (Massive Multiplayer Online). Rencananya akan dirilis tahun depan. Game ini sendiri bercerita tentang sebuah komunitas yang berisikan semua produk Lego, yang akan melakukan interaksi di alam Lego. Dan tentunya kita bisa melakukan kostumisasi karakter yang kita mainkan.
Untuk urusan pengembangan gamenya NetDevil kebagian jatah untuk itu. Demi memuaskan semua fans Lego, bagian riset NetDevil bela-belain meminta input ke penggemar Lego di seluruh dunia.
“Lego Universe dibuat untuk penggemar Lego dan komunitasnya. Mereka yang ingin menikmati kemungkinan permainan yang tidak ada batasannya sama sekali,” ucap Ryan Seabury, NetDevil Lead Producer Lego Univierse. “game ini juga mementingakan kerjasama, kreativitas, dan ikatan yang kuat antara komunitas,” tambah Ryan lebih lanjut.
Dengan kesuksesan game Lego seri Star Wars tampaknya game ini juga patut ditunggu. Sayangnya, belum ada kabar yang jelas untuk keberadaan server lokal, atau open beta-nya. (adt)
Sony-Nintendo Gabung Lagi?
Gosip bahwa Nintendo dan Sony akan kerja bareng tiba-tiba saja jadi omongan hangat. Padahal gosip ini bukan barang baru. Banyak orang yang mungkin lupa bahwa pada tahun 1989, Hiroshi Yamauchi pernah sesumbar kepada dunia bahwa Sony dan Nintendo akan mengerjakan proyek baru yang akan menempatkan CD-ROM di Super NES.
Pada awalnya orang-orang Sony adalah jebolan Nintendo yang mencoba mencari peruntungan sendiri karena beda prinsip. Ternyata dua-duanya mandek. Makanya munculah kesepakatan kerja bareng lagi bikin SuperNES pake CD-ROM.
Sayangnya, kerjasama ini cuma di mulut aja. Tahun 1995 Sony melahirkan PlayStation yang sukses luarbiasa. Hingga lahir generasi kedua, Sony masih jaya, sementara Nintendo terseok-seok.
Begitu Sony kembali meluncurkan mesin generasi ketiganya (next-gen), giliran Sony terseok-seok. Sebaliknya, Nintendo justru berjaya dengan konsol Wii mereka. Hingga info ini ditulis, penjualan Wii makin nggak terkejar. Lalu bisik-bisik dan gosip dua kekuatan ini untuk kerja bareng, santer lagi. Nintendo pun menanggapi dengan dingin. Nggak lah ya! (rmd)
Debut Pac-Man di Microsoft
Selama 26 tahun ini Pac-Man cuma nongol di mesin arkade, konsol-konsolnya Nintendo dan Sega, ya paling jauh ke PC. Juni 2007 game hasil karya kreator Toru Iwatani ini mulai mencari fans baru. Namco Bandai Games Inc. merilis Pac-Man Championship Edition khusus di Xbox 360.
Game ini sama dengan yang dimainkan di arkade tahun 80-an, tapi di-update dengan fitur-fitur baru yang pasti disuka oleh fans berat Pac-Man sejak dulu dan fans barunya. Pac-Man baru ini bisa berubah bentuk selama gameplay, gamenya disertai enam game mode baru, soundtrack baru, dan yang paling penting dengan grafis HD (High-Definition) agar berpenampilan modern. Keren dong pastinya. Bisa di-download, tapi khusus di Xbox Live Arcade-nya Xbox 360.
Suatu kehormatan bagi Microsoft bahwa Namco Bandai dan Toru Iwatani memanfaatkan power Xbox 360 dan platform Xbox Live Arcade sebagai evolusi terbaru Pac-Man. Begitu kata Jeff Bell, Corporate Vice President of Global Marketing for the Interactive Entertainment Business, Microsoft. (regie)